Langsung ke konten utama

ARTIKEL 1

LISNAWATI (A1D117025)
Senin, 10 September 2018

Materi 2

KONDISI PENDIDIKAN INDONESIA


Pendidikan merupakan tiang pancang kebudayaan dan pondasi utama untuk membangun peradaban bangsa. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan menentukan kualitas kesejahteraan lahir dan batin dan masa depan warganya. Oleh karena itu substansi pendidikan, materi pengajaran dan metologi pembelajaran, serta manajemen pendidikan yang akuntabel susah seharusnya menjadi perhatian bagi para penyelenggara negara. Terbukti bahwa penyelenggara negara yang berhasil mencapai tingkat kemajuan kebudayaan dan teknologi tenggi mesti disangga oleh kualitas pendidikan yang sangat kokoh.
Namun eksitensi pendidikan yang ada di Indonesia pada soal ini masih menjadi permasalahan yang belum mendapatkan pendidikan yang sebagaimana mestinya dan juga sama sekalipun belum pernah mencicipi bangku sama sekali contoh kecil saja anak yang terlantar hal ini sangat memprihatinkan. Sebenarnya mereka juga mempunyai hak sama seperti anak – anak yang sudah mendapat pendidikan yang layak karena mereka merelkan nantinya yang akan menjadi penerus perjuangan bangsa.
Ada beberapa hal yang membuat pendidikan di Indonesia semakin melenceng dari cita – cita bangsa. Pertama, kecenderungan pendidikan Indonesia yang semakin elitis dan tak terjnagkau rakyat miskin. Dalam hal ini, pemerintah dituding membuat kebanyakan yang diskriminatif sehingga menyulitkan rakyat kecil mengakses pendidikan.
Kedua, lahirnya sistem pendidikan yang tidak memberdayakan. Dalam konteks ini, kebijakan yang dibentuk semata – mata untuk mendukung status quo dan memapankan kesenjangan sosial (Darmaningtiyas, 2005 , Pendidikan Rusak – Rusakan). Ketiga, kurangnya orientasi pendidikan terhadap pembangunaan moral. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat realitas anak – anak yang bertindak amoral, sehingga sering dikatakan pendidikan minus budi pekerti.
Telah dipahami oleh para pendidikan bahwa misi pendidikan adalah mewariskan ilmu dari generasi selanjutnya. Jangan sampai generasi tersebut terputus dengan begitu saja. Ilmu yang dimaksud antara lain : pengetahuan, tradisi, dan nilai – nilia budaya (keberadaan). Secara umum penularan ilmu tersebut telah di emban oleh orang – orang yang terbeban terhadap generasi selanjtnya. Mereka diwakili oleh orang yang punya visi kedepan, yaitu menjadikan generasi yang lebih baik dan beradap. Betapa sangat pentingnya pendidikan ini negara – negara yang majupun tentunya tidak akan terlepas dari peran pendidikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL 6

Strategi Pembelajaran Keterampilan Berbicara Strategi pembelajaran adalah rencana kegiatan pembelajaran yang memuat penggunaan metode dan teknik pembelajaran yang memanfaaatkan berbagai sumber daya dan kekuatan yang tersedia termasuk menggunakan media pembelajaran agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara eektif dan efisien. 1.      Strategi pembelajaran KSUPP (P) KSUPP (P) adalah singkatan dari ksahkan, siapkan, ulangi, pakai, pamerkan, dan pekerjaan rumah yang ditaruh dalam kurung karena bersifat fakultatif bersifat pilihan. 2.      Strategi kuantum Strategi pembelajaran kuantum diterapkan melalui metode diskusi dan tanyajawab dengan teknik koreksi sesam teman. 3.      Strategi pembelajaran kooperatif berbantuan objek langsung Prosedur pembelajaran kooperatif pada prinsipnya terdiri atas empat tahap, yaitu (1) penjelasan materi; (2) belajar dalam kelompok; (3) penilaian; (4...

ARTIKEL 11

MENULIS             Menulis adalah kegiatan penampaian pesan (gagasan, perasaan atau informasi) secara tertulis kepada pihak lain. Dalam kegiatan berbahasa menulis melibatkan empat unsur, yaitu sebagai pesan penerima pesan. Kegiatan menulis sebagai sebuah prilaku berbahasa memiliki fungsi dan tujuan, personal, internasional, informatif, instrumentel, heruritik, dan estetis.             Sebagai salah satu aspek dari keterampilan berbahasa, menulis atau mengarang merupakan kegiatan yangkompleks. Kompleksitas menulis mengarang merupakan kegiatan yang kompleks. Fungsi dan tujuan menulis : 1. Fungsi personal, yaitu fungsi mengekspresikan pikiran, sikap atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian. 2. Fungsi instrumental, yaitu mempengaruhi sikap dan pnedapat orang lain. 3. Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial. 4. ...