Langsung ke konten utama

ARTIKEL 4


LISNAWATI (A1D117025)
Senin, 24 September 2018
Materi 4

Refleksi Pembelajaran Keterampilan Berbahasa

Pada kegiatan perkuliahan minggu kemarin terlaksana dengan efektif meskipun tanpa bimbingan langsung dari dosen pengampu. Seperti biasa sebelum memulai kegiatan belajar kita menyajikan lagu himne Bahasa Indonesia, kami sangat bersemangat dalam menyanyikan lagu tersebut.
            Proses belajar pada perkuliahan berjalan dengan baik, tertib dan lancar, kebetulan kemarin kelompok saya yang maju memaparkan hasil diskusi tentang pratikum menyimak, 2 orang mewakili kelompok kami maju kedepan.
Diskusi berjalan dengan baik, tertib dan lancar, kemudian banyak teman – teman yang berpartisipasi dalam diskusi tersebut, ada yang menyampaikan kritik, saran dan juga memberikan pertanyaan / bertanya.
Setelah kelompok kami selesai memaparkan hasil diskusi dilanjutkan dengan satu kelompok lain, begitupun diskusi dari kelompok diskusi juga berjalan dengan baik, tertib dan lancar, namun pada kelompok terakhir ini tidak ada teman – teman yang memberikan kritik, saran dan juga pertanyaan dikarenakan sibuk ingin pulang.
            Kelebihan pada kegiatan pembelajaran yaitu semangat yang berkobar dari teman – teman saat menyanyikan lagu hymne Bahasa Indonesia, kemudianpartisipasi dari teman – teman yang cukup baik. Dari diri saya sendiri saya banyak mendapatkan ilmu baru dari praktik menyimak tersebut yaitu materi pada ahri ini, saya jadi tau hal ynag tidak saya tahu dari praktik menyimak.
            Kekurangannya yaitu, tidak ada dosen yang membimbing secara langsung. Pada diskusi kelompok terakhir tidak ada tanggapan ataupun partisipasi dari audience. Dari saya sendiri saya sedikit merasa lapar karena belum makan siang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL 11

MENULIS             Menulis adalah kegiatan penampaian pesan (gagasan, perasaan atau informasi) secara tertulis kepada pihak lain. Dalam kegiatan berbahasa menulis melibatkan empat unsur, yaitu sebagai pesan penerima pesan. Kegiatan menulis sebagai sebuah prilaku berbahasa memiliki fungsi dan tujuan, personal, internasional, informatif, instrumentel, heruritik, dan estetis.             Sebagai salah satu aspek dari keterampilan berbahasa, menulis atau mengarang merupakan kegiatan yangkompleks. Kompleksitas menulis mengarang merupakan kegiatan yang kompleks. Fungsi dan tujuan menulis : 1. Fungsi personal, yaitu fungsi mengekspresikan pikiran, sikap atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian. 2. Fungsi instrumental, yaitu mempengaruhi sikap dan pnedapat orang lain. 3. Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial. 4. ...

ARTIKEL 1

LISNAWATI (A1D117025) Senin, 10 September 2018 Materi 2 KONDISI PENDIDIKAN INDONESIA Pendidikan merupakan tiang pancang kebudayaan dan pondasi utama untuk membangun peradaban bangsa. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan menentukan kualitas kesejahteraan lahir dan batin dan masa depan warganya. Oleh karena itu substansi pendidikan, materi pengajaran dan metologi pembelajaran, serta manajemen pendidikan yang akuntabel susah seharusnya menjadi perhatian bagi para penyelenggara negara. Terbukti bahwa penyelenggara negara yang berhasil mencapai tingkat kemajuan kebudayaan dan teknologi tenggi mesti disangga oleh kualitas pendidikan yang sangat kokoh. Namun eksitensi pendidikan yang ada di Indonesia pada soal ini masih menjadi permasalahan yang belum mendapatkan pendidikan yang sebagaimana mestinya dan juga sama sekalipun belum pernah mencicipi bangku sama sekali contoh kecil saja anak yang terlantar hal ini sangat memprihatinkan. Sebenarnya mereka juga mempunyai ha...

ARTIKEL 12

MENULIS SEBAGAI PROSES Pendekatan dalam menulis : a. Pendekatan frekuensi, yang menyatakan bahwa banyaknya latihan atau mengarang, sekalipun tidak dikoreksi, akan mempertinggi keterampilan menulis seseorang. b. Penekatan gramatikal, pengetahuan seseorang akan struktur bahasa akan mempercepat kelemahannya dalam menulis. c. Pendekatan kondisi, banyaknya koreksi atau masukan yang diperoleh seseorang akan tulisannya dapat mempercepat penguasaan kemampuannya dalam menulis. d. Pendekatan formal, pendekatan keterampilan bahasa, pewacanaan, serta koneksi atau aturan penulisan dilaksanakan dengan baik. Fase menulis sebagai proses : a. Prapenulisan b. Penulisan c. Pasca penulisan. Fase prapenulisan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan sebuah tulisan. Didalamnya terdapat kegiatan : memilih topik, tujuan, dan sasaran karangan, mengumpulkan bahan, serta menyusun kerangka karangan.             Berdasarka...