Langsung ke konten utama

ARTIKEL 2


LISNAWATI (A1D117025)
Senin, 10 September 2018

Materi 1


BAHASA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI


Bahasa indonesia adalah alat komunikasi antar masyarakat yang digunakan agar bisa berinteraksi dengan orang lain. Bahasa Indonesia merupakan bagian dari kebudayaan Indonesia, yaitu hasil cipta, rasa dan karsa masyarakat Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional seperti bahasa yang tercantum pada Undang – Undang Dasar 1945 pasal 36 yang berbunyi, “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia”.
            Seperti yang kita ketahui, bahasa Indonesia adalah bahasa yang wajib dimengerti oleh masyarakat Indonesia, karena bahasa Indonesia merupakan bahasa pemersatu antara bahasa daerah yang beragam seperti hasil yang terdapat pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 yang berbunyi, “Kami putra putri Indonesia, menjunjung  tinggi bahasa pemersatuan, bahasa Indonesia”. Hal ini membuktikan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa milik bangsa Indonesia mulai Sabang hingga Merauke.
            Namun pada era globalisasi ini, yaitu ditandai pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memungkinkan budaya asing, masuk ke Indonesia. Generasi muda justru lebih memilih aahasa asing karena bahasa asing khususnya bahasa inggris bahasa internasional yang dianggap keren bagi generasi muda yang tumbuh di era serba praktis ini.
            Salah sau cara untuk membentengi bangsa dari besarnya globalisasi dan memupuk rasa cinta dalam menggunakan bahasa Indonesia adalah berpegang teguh pada Pancasila. Selain itu, kegiatan - kegiatan yang berbasis bahasa Indonesia, seperti seminar dan lomba perlu diadakan untuk menambah pengetahuan masyarakat, khususnya peserta didik mengenai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Orang tua dan instansi pendidikan yang harus ikut berperan dalam memupuk rasa cinta terhadap bahasa Indonesia, karena bahasa Indonesia merupakan hasil budaya masyarakat Indonesia.
            Bangsa Indonesia harus bisa membedakan pengaruh positif dan negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia, dengan cara tetap berpegang teguh terhadap Pancasila. Sikap positif seperti ini yang bisa menambahkan percaya diri bangsa Indonesia bahwa bahasa Indonesia sama membanggakan dengan bahasa asing lain, sehingga bahasa Indonesia dapat tetap bersatu dan menjadi kebanggaan bangsa di era globalisasi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ARTIKEL 11

MENULIS             Menulis adalah kegiatan penampaian pesan (gagasan, perasaan atau informasi) secara tertulis kepada pihak lain. Dalam kegiatan berbahasa menulis melibatkan empat unsur, yaitu sebagai pesan penerima pesan. Kegiatan menulis sebagai sebuah prilaku berbahasa memiliki fungsi dan tujuan, personal, internasional, informatif, instrumentel, heruritik, dan estetis.             Sebagai salah satu aspek dari keterampilan berbahasa, menulis atau mengarang merupakan kegiatan yangkompleks. Kompleksitas menulis mengarang merupakan kegiatan yang kompleks. Fungsi dan tujuan menulis : 1. Fungsi personal, yaitu fungsi mengekspresikan pikiran, sikap atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian. 2. Fungsi instrumental, yaitu mempengaruhi sikap dan pnedapat orang lain. 3. Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan sosial. 4. ...

ARTIKEL 1

LISNAWATI (A1D117025) Senin, 10 September 2018 Materi 2 KONDISI PENDIDIKAN INDONESIA Pendidikan merupakan tiang pancang kebudayaan dan pondasi utama untuk membangun peradaban bangsa. Kesadaran akan arti penting pendidikan akan menentukan kualitas kesejahteraan lahir dan batin dan masa depan warganya. Oleh karena itu substansi pendidikan, materi pengajaran dan metologi pembelajaran, serta manajemen pendidikan yang akuntabel susah seharusnya menjadi perhatian bagi para penyelenggara negara. Terbukti bahwa penyelenggara negara yang berhasil mencapai tingkat kemajuan kebudayaan dan teknologi tenggi mesti disangga oleh kualitas pendidikan yang sangat kokoh. Namun eksitensi pendidikan yang ada di Indonesia pada soal ini masih menjadi permasalahan yang belum mendapatkan pendidikan yang sebagaimana mestinya dan juga sama sekalipun belum pernah mencicipi bangku sama sekali contoh kecil saja anak yang terlantar hal ini sangat memprihatinkan. Sebenarnya mereka juga mempunyai ha...

ARTIKEL 12

MENULIS SEBAGAI PROSES Pendekatan dalam menulis : a. Pendekatan frekuensi, yang menyatakan bahwa banyaknya latihan atau mengarang, sekalipun tidak dikoreksi, akan mempertinggi keterampilan menulis seseorang. b. Penekatan gramatikal, pengetahuan seseorang akan struktur bahasa akan mempercepat kelemahannya dalam menulis. c. Pendekatan kondisi, banyaknya koreksi atau masukan yang diperoleh seseorang akan tulisannya dapat mempercepat penguasaan kemampuannya dalam menulis. d. Pendekatan formal, pendekatan keterampilan bahasa, pewacanaan, serta koneksi atau aturan penulisan dilaksanakan dengan baik. Fase menulis sebagai proses : a. Prapenulisan b. Penulisan c. Pasca penulisan. Fase prapenulisan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan sebuah tulisan. Didalamnya terdapat kegiatan : memilih topik, tujuan, dan sasaran karangan, mengumpulkan bahan, serta menyusun kerangka karangan.             Berdasarka...